Roma Tersingkir Tragis! Gol Menit Akhir Torino Bikin Gasperini Terpukul
Jumat, 27 Mar 2026 03:08 WIB
masnews.site – Langkah AS Roma di ajang Piala Italia 2025/2026 harus terhenti secara dramatis di babak 16 besar. Pelatih Giallorossi, Gian Piero Gasperini, menyebut kebobolan melalui skema sepak pojok di menit-menit akhir pertandingan melawan Torino sebagai pukulan telak yang sangat menyakitkan bagi timnya.
Drama Lima Gol di Stadion Olimpiade
Bermain di hadapan publik sendiri di Stadion Olimpiade Roma pada Rabu dini hari WIB, Roma sebenarnya menunjukkan perlawanan sengit. Namun, skor imbang 2-2 yang bertahan hingga penghujung laga buyar seketika saat Emirkhan Ilkhan mencetak gol penentu di menit ke-90. Gol tersebut bermula dari bola muntah hasil sepak pojok yang gagal diantisipasi dengan sempurna oleh kiper Mile Svilar.
“Dari peluang-peluang yang tercipta, terlihat jelas bahwa pertandingan bisa saja berjalan ke arah mana pun. Kami tentu punya peluang untuk memenangkannya. Lalu datang situasi sepak pojok yang menjadi pukulan telak bagi kami. Saat itu kami sudah berpikir pertandingan akan berlanjut ke adu penalti,” ungkap Gasperini seperti dikutip dari laman resmi klub.
Apresiasi untuk Pemain Muda Meski Tersingkir
Walaupun kecewa dengan hasil akhir, Gasperini mengaku tetap bangga dengan performa anak asuhnya yang pantang menyerah meski sempat tertinggal. Ia menyoroti semangat para pemain muda yang tetap membara di lapangan meskipun tim sedang melakukan banyak rotasi pemain dalam laga yang berjalan seimbang tersebut.
Dalam jalannya laga, gol-gol AS Roma dicetak oleh Mario Hermoso (46′) dan Antonio Arena (81′). Sementara itu, tim tamu Torino berhasil mengunci kemenangan berkat dua gol dari Che Adams (35′, 82′) serta gol dramatis dari Ilkhan di masa injury time.
Puasa Gelar Piala Italia Masih Berlanjut
Dengan hasil pahit ini, Paulo Dybala dkk dipastikan harus angkat koper lebih awal dari kompetisi. Kekalahan ini sekaligus memperpanjang catatan puasa gelar AS Roma di ajang Piala Italia. Tercatat, Giallorossi terakhir kali mencicipi gelar juara turnamen ini pada musim 2007/2008 silam setelah menumbangkan Inter Milan di partai final.