Follow Us
Mas News

De Zerbi Pimpin Tottenham, Ingin ‘Angeball’ Angkat dari Zona Merah

Sabar Aziz | Mas News
Saturday, 11 Apr 2026 23:20 WIB

Ringkasan Peristiwa Premier League

Roberto De Zerbi resmi ditunjuk sebagai manajer baru Tottenham Hotspur dengan kontrak berdurasi lima tahun. Tugas utamanya adalah mengangkat The Lilywhites dari zona degradasi Premier League, posisi krusial yang kini mereka tempati. Penunjukan ini datang setelah serangkaian hasil buruk yang membuat klub London Utara tersebut terperosok ke zona merah, dengan pergantian manajer sebelumnya dari Thomas Frank ke Igor Tudor gagal membawa perubahan signifikan. De Zerbi bertekad mengembalikan identitas permainan Tottenham, khususnya gaya ‘Angeball’ yang sempat diterapkan Ange Postecoglou, sebagai kunci untuk membalikkan keadaan dan mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi.

Latar Belakang dan Konteks Klasemen

Tottenham Hotspur saat ini menghadapi ancaman serius degradasi, sebuah situasi yang menempatkan tekanan besar pada manajemen dan para pemain. Klub telah berjuang keras untuk menemukan konsistensi, terbukti dari kegagalan dua manajer sebelumnya untuk memperbaiki performa tim. Posisi di zona merah Premier League menuntut respons cepat dan strategi yang jelas dari De Zerbi untuk menghindari jatuhnya klub ke Championship. Tantangan ini bukan hanya tentang taktik, tetapi juga tentang memulihkan kepercayaan diri dan semangat juang tim di tengah persaingan ketat liga.

Visi Roberto De Zerbi untuk Tottenham

Dalam upaya menanamkan identitas permainan yang kuat, Roberto De Zerbi secara eksplisit menyatakan keinginannya untuk mengembalikan gaya bermain yang pernah diperlihatkan di era Ange Postecoglou. De Zerbi mengagumi ‘Angeball’ yang dianggap menghibur, meskipun terkadang harus kebobolan banyak gol. Gaya permainan tersebut, yang menekankan penguasaan bola, diharapkan dapat mengeluarkan potensi terbaik dari skuad Tottenham. De Zerbi secara khusus menyoroti kualitas pemain seperti Pedro Porro, Destiny Udogie, Micky van de Ven, dan Cristian Romero sebagai fondasi untuk membangun kembali permainan berkualitas. Ia percaya bahwa para pemain di skuad saat ini masih memiliki memori dan kemampuan untuk mengadopsi kembali gaya tersebut, mengingat mereka pernah bermain di bawah Postecoglou.

See also  Bongkar Rahasia Gacor! Benjamin Sesko Ungkap Kunci Jadi Striker Mematikan di MU

Poin Penting

  • Roberto De Zerbi resmi ditunjuk sebagai manajer baru Tottenham Hotspur dengan kontrak lima tahun.
  • Tottenham Hotspur saat ini berada di zona degradasi Premier League.
  • De Zerbi memiliki tugas berat untuk mengangkat tim dari posisi terpuruk ini.
  • Manajer sebelumnya, Thomas Frank dan Igor Tudor, gagal membawa perubahan signifikan.
  • De Zerbi bertekad mengembalikan gaya bermain ‘Angeball’ yang menekankan penguasaan bola.
  • Gaya ‘Angeball’ di era Postecoglou dianggap menghibur dan berhasil membawa Tottenham menjuarai Liga Europa, meskipun finis ke-17 di liga.
  • De Zerbi melihat potensi besar pada pemain seperti Pedro Porro, Destiny Udogie, Micky van de Ven, dan Cristian Romero untuk menerapkan gaya tersebut.
  • Laga debut De Zerbi akan menghadapi Sunderland di Stadium of Light pada Minggu, 12 April 2026 malam WIB.

Dampak terhadap Klasemen Liga Inggris

Penunjukan De Zerbi memiliki dampak krusial terhadap perjuangan Tottenham di Premier League. Dengan klub yang terperosok di zona merah, setiap pertandingan menjadi sangat penting untuk mengumpulkan poin dan menjauh dari ancaman degradasi. Keberhasilan De Zerbi dalam menerapkan filosofi permainannya dan memotivasi para pemain akan menentukan apakah Tottenham mampu bangkit dan mengamankan status mereka di kasta tertinggi sepak bola Inggris. Momentum positif dari laga debutnya akan sangat vital untuk membangun kepercayaan diri tim dan memulai perjalanan keluar dari zona berbahaya.

See also  Arsenal Hancur! Badai Cedera Hantam 5 Bintang The Gunners Sekaligus

Pernyataan Resmi

Roberto De Zerbi menyatakan, "Saya ingin menguasai bola selama mungkin. Saya ingin melihat lagi Tottenham bermain seperti di musim pertama Postecoglou, di musim kedua saya bersama Brighton, para pemain di sini masih terbawa gaya Postecoglou." Ia menambahkan, "Mereka jadi salah satu tim yang punya permainan berkualitas. Dengan Pedro Porro, Udogie, Van de Ven, dan Romero. Saya ingin melihat gaya itu lagi." Pernyataan ini menegaskan komitmen De Zerbi terhadap filosofi permainan menyerang dan penguasaan bola yang menjadi ciri khasnya.

Perkembangan Selanjutnya

Fokus utama Tottenham Hotspur kini beralih ke laga debut Roberto De Zerbi. Pertandingan tandang melawan Sunderland di Stadium of Light pada Minggu, 12 April 2026 malam WIB, akan menjadi ujian pertama bagi manajer baru dan kesempatan untuk menunjukkan tanda-tanda awal kebangkitan tim. Hasil dari pertandingan ini akan sangat krusial dalam menentukan momentum awal De Zerbi dan memberikan gambaran tentang potensi Tottenham untuk keluar dari situasi sulit di Premier League. Semua mata akan tertuju pada bagaimana De Zerbi menerapkan visinya dan apakah ‘Angeball’ dapat segera membawa dampak positif bagi performa klub.

About Author
Sabar Aziz
Sabar Aziz